Sunday, October 11, 2026
HomeEkonomiKawasan Wisata Berkampung Jadi Penyumbang PAD Pariwisata Terbesar di Kota Tarakan

Kawasan Wisata Berkampung Jadi Penyumbang PAD Pariwisata Terbesar di Kota Tarakan

www.ziapmenang.com/, TARAKAN – Kawasan Wisata Berkampung saat ini tercatat sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar dari sektor retribusi pariwisata di Kota Tarakan. Tingginya antusiasme masyarakat dan pelaku usaha menjadikan kawasan ini sebagai salah satu motor penggerak perputaran ekonomi dan penyumbang pendapatan daerah yang signifikan.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Tarakan, Muhammad Anas Hidayat, S.Stp., menjelaskan bahwa sistem penarikan retribusi di kawasan tersebut dibagi menjadi dua sektor utama agar pengelolaannya lebih terarah.

“Retribusi yang ditarik dari Kawasan Wisata Berkampung ini terbagi menjadi dua sektor utama, yakni dari sektor retribusi parkir dan sewa tempat wisata,” ungkap Anas saat ditemui di Gedung Gadis, Senin (14/09/2026).

Lebih lanjut, Anas merinci pembagian operasional dari kedua sektor retribusi tersebut. Sektor sewa tempat mencakup penyewaan lahan yang diperuntukkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya untuk rombong kuliner, serta pemanfaatan lahan untuk area permainan anak dan hiburan.

Sementara itu, untuk sektor retribusi parkir, pelaksanaannya dilakukan secara terpusat oleh instansi pemerintah. Penarikan tarif parkir kendaraan pengunjung di lapangan dieksekusi langsung oleh petugas resmi yang digaji oleh Pemerintah Kota Tarakan. Seluruh operasional harian di lapangan ini dikendalikan dan diawasi oleh Koordinator Lapangan (Korlap) yang berstatus sebagai pegawai atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dinas terkait.

Pendelegasian kepada pihak Korlap ini tidak hanya sebatas pada urusan pengawasan retribusi parkir. Anas menegaskan bahwa para Korlap yang merupakan ASN ini juga diberikan tanggung jawab penuh atas pemeliharaan fasilitas dan kenyamanan pengunjung secara menyeluruh.

“Yang menarik parkir itu adalah petugas kami juga yang digaji oleh Pemkot, dan operasionalnya diawasi langsung oleh Korlap dari pegawai dinas. Selain urusan retribusi, Korlap ini juga memegang tanggung jawab penuh atas kebersihan seluruh kawasan wisata serta memastikan operasional toilet umum berjalan dengan baik,” pungkas Anas.

Sinergi pengelolaan yang terstruktur oleh Pemerintah Kota Tarakan ini diharapkan dapat terus menjaga kelayakan dan kenyamanan pengunjung di Kawasan Wisata Berkampung, sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah dari sektor pariwisata.(Hi/adv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments