ZIAPMENANG.COM, JAKARTA — Bioskop Trans TV kembali memanjakan para penggemar film laga melalui penayangan film berjudul Lady Bloodfight pada Jumat, 23/10/2026, yang mengisahkan perjalanan Jane Jones, seorang perempuan asal Amerika Serikat yang merantau ke Hong Kong sebagai backpacker dan harus terjun ke dalam turnamen bela diri bawah tanah yang brutal demi menemukan jati dirinya.
Cerita bermula ketika Jane yang diperankan oleh Amy Johnston mengalami pergulatan hidup yang tidak menentu dan tersesat dalam kerasnya kehidupan jalanan di Hong Kong. Peruntungannya berubah drastis setelah ia terlibat dalam sebuah perkelahian yang menarik perhatian seorang mantan juara bela diri bernama Shu yang diperankan oleh Muriel Hofmann, di mana sang mentor melihat potensi besar dalam diri Jane dan memutuskan untuk melatihnya secara intensif.
Pelatihan berat tersebut dipersiapkan khusus agar Jane mampu menghadapi turnamen rahasia bernama Kumite, sebuah ajang pertarungan tanpa kompromi yang mempertemukan para petarung wanita terbaik dari berbagai negara dengan gaya bertarung yang mematikan. Sutradara Chris Nahon berhasil mengemas film rilisan 2016 ini dengan koreografi pertarungan tangan kosong yang intens, menonjolkan teknik mulai dari karate, kickboxing, hingga bela diri tradisional.
“Film ini bukan sekadar tentang adu fisik di atas arena, melainkan sebuah perjalanan emosional bagaimana seorang perempuan bangkit dari keterpurukan dan menemukan kekuatannya sendiri melalui disiplin yang keras,” ujar Chris Nahon dalam catatan produksi film tersebut.
Turnamen Kumite menjadi ujian terberat bagi Jane karena mempertemukannya dengan petarung elit dunia dalam kondisi tanpa ampun.
Dalam prosesnya, Jane tidak hanya dituntut memiliki ketahanan fisik yang prima, tetapi juga strategi dan ketahanan mental yang matang untuk mengatasi berbagai tekanan serta rival tangguh di dalam arena. Hubungan dinamis antara Jane dan Shu menjadi poros emosional yang memperkuat jalannya narasi sepanjang durasi penayangan di layar kaca.
“Kami ingin menghadirkan representasi pertarungan wanita yang tidak hanya mengandalkan visual, tetapi juga menampilkan dedikasi nyata para pemeran dalam mengeksekusi setiap gerakan laga secara autentik,” tambahnya Jumat, 23/10/2026.

