BERANDANUSANTARA.CO.ID, JAKARTA SELATAN — Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil listrik BYD Atto 1 terjadi di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ketika kendaraan tersebut menabrak lima kendaraan sekaligus dan melindas seorang pengemudi ojek online, Jumat (23/10/2026).
Peristiwa nahas yang menyita perhatian publik ini berlangsung sekitar pukul 16.48 WIB di depan Win Hotel, saat arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau cukup padat. Insiden bermula ketika mobil BYD dengan nomor polisi B-1220-KDP yang dikemudikan oleh Sunardi, warga Cikeas Udik, Kabupaten Bogor, melaju dari arah selatan menuju utara.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan bahwa pengemudi diduga kurang berhati-hati dan kehilangan konsentrasi saat mengemudikan kendaraannya di jalan raya. Akibat kelalaian tersebut, mobil listrik itu gagal mengantisipasi kendaraan di depannya sehingga memicu rentetan tabrakan beruntun yang melibatkan berbagai jenis kendaraan roda empat dan roda dua.
“Setibanya di depan Win Hotel, mobil tersebut diduga menabrak mobil Honda Brio bernomor polisi B-2967-NGY yang melaju searah di depannya karena pengemudi kurang berhati-hati dan kurang berkonsentrasi,” ujar Kharisma memberikan penjelasan terkait detik-detik awal kecelakaan tersebut.
Sebanyak 5 kendaraan dilaporkan terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalan Panglima Polim akibat hantaman mobil listrik yang hilang kendali.
Selepas menghantam mobil Honda Brio, laju kendaraan tidak berhenti dan justru semakin tak terkendali. Mobil BYD tersebut kemudian oleng ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi A-3867-DD yang dikendarai oleh seorang pengemudi ojek online bernama Hasan Syukur. Benturan keras tersebut membuat korban terjepit di antara kendaraan sebelum akhirnya terjatuh tepat di depan ban sisi kanan mobil dan terlindas.
Tidak sampai di situ, kendaraan pelaku terus melaju hingga menghantam mobil Wuling dengan nomor polisi B-1835-ERZ yang berada tepat di depan posisi ojek online. Selepas benturan tersebut, mobil listrik berwarna putih itu bahkan sempat naik ke atas trotoar jalan dan menabrak dua kendaraan lain yang sedang terparkir di sekitar area Hotel Amaris, yakni Honda Mobilio bernomor polisi B-1247-WZK dan Toyota Navi berpelat nomor B-2447-TVB.
Akibat hantaman bertubi-tubi tersebut, pengemudi ojek online mengalami luka parah berupa patah tulang pada kaki kiri serta sejumlah luka lecet di tubuhnya. Korban segera dievakuasi oleh warga sekitar dan petugas kepolisian menuju Rumah Sakit Fatmawati guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Sementara itu, pengemudi mobil BYD berinisial S yang berusia 40 tahun langsung diamankan oleh pihak berwenang di lokasi kejadian setelah sempat menjadi sasaran amuk massa yang geram dengan aksi ugal-ugalan tersebut. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan bergerak cepat mengamankan pelaku guna menghindari tindakan kekerasan lanjutan dari warga dan pengendara ojek online yang berkumpul di tempat kejadian perkara.
“Masih diamankan di Polres Jaksel,” tegas Kharisma saat mengonfirmasi status hukum pengemudi kendaraan listrik yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik unit lalu lintas.
Hingga saat ini, jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan masih mendalami penyebab pasti hilangnya kendali pada mobil tersebut, termasuk memeriksa apakah insiden dipicu oleh gangguan teknis pada sistem kendaraan atau murni kesalahan manusia. Petugas juga telah merampungkan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan sejumlah barang bukti pendukung, termasuk rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

