Tuesday, November 3, 2026
HomeNewsGerebek Kampung Bahari, Polisi Amankan 27 Orang dan Sita Narkoba

Gerebek Kampung Bahari, Polisi Amankan 27 Orang dan Sita Narkoba

ZIAPMENANG.COM, JAKARTA UTARA — Aparat gabungan dari Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya bersama Bareskrim Polri dan Badan Narkotika Nasional menggerebek kawasan permukiman padat di Kampung Bahari, Tanjung Priok, dalam rangka operasi pemberantasan jaringan peredaran gelap narkotika yang mengamankan 27 orang terduga pelaku beserta sejumlah senjata api dan mesin pencetak ekstasi, Minggu (01/11/2026).

Operasi penindakan skala besar ini melibatkan ratusan personel kepolisian bersenjata lengkap yang bergerak secara serempak mengepung berbagai titik rawan di wilayah pesisir tersebut. Aparat penegak hukum sengaja menerapkan strategi penyisiran dari berbagai arah guna menutup jalur pelarian para pelaku yang kerap memanfaatkan lorong-lorong sempit permukiman.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan bahwa kolaborasi lintas satuan ini dilakukan secara terpadu untuk membersihkan kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu sarang peredaran narkoba di ibu kota. Petugas gabungan bahkan mengerahkan berbagai moda transportasi untuk masuk langsung ke jantung perkampungan.

“Kita melakukan penggerebekan dari berbagai sisi, ya. Ada dari berbagai arah, ya. Oleh karena itu kita lakukan serempak, kemudian kita berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, dari Bareskrim, ya, kemudian dari Polda Metro Jaya, Brimob, dan lain sebagainya. Total 27 orang yang diamankan.”

— Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso

Dalam penggeledahan yang dilakukan di sejumlah rumah dan bedeng persembunyian, tim gabungan menyita barang bukti berupa paket narkotika jenis sabu siap edar, ganja, serta ribuan butir pil ekstasi. Selain itu, petugas juga menemukan mesin pencetak ekstasi, alat hisap atau bong, senjata tajam, uang tunai hasil transaksi, serta senjata api rakitan berikut amunisi tajam.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sebagian besar orang yang terjaring dalam razia tersebut memiliki peran berbeda dalam jaringan sindikat narkoba lokal. Petugas masih mendalami keterlibatan masing-masing individu untuk memetakan rantai pasok barang haram tersebut.

“Ada tiga pengguna, yang satu dia ada pemilik barang. Nanti kita akan lakukan pendalaman,” imbuhnya.Gerebek Kampung Bahari, Polisi Amankan 27 Orang dan Sita Narkoba

Aparat kepolisian berhasil mengamankan total 27 orang dari berbagai lokasi berbeda di dalam perkampungan padat penduduk tersebut pada Minggu (01/11/2026).

Jalannya operasi penegakan hukum ini sempat diwarnai upaya perlawanan dari sejumlah pihak di lokasi kejadian guna mengalihkan fokus perhatian petugas. Kendati demikian, aparat di lapangan tetap siaga dan tidak terpengaruh oleh taktik pengecoh tersebut.

“Perlawanan itu sebagai wujud pengalihan perhatian dari zona yang menjadi target operasi kita, ya. Tapi kita tidak teralihkan terhadap fokus dari target operasi kita.”

— Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso

Kepolisian mencatat bahwa aktivitas transaksi jual beli narkotika di lapak-lapak liar sepanjang jalur rel kereta api di Kampung Bahari masih terpantau aktif. Menindaklanjuti temuan tersebut, aparat berencana untuk terus menggencarkan razia lanjutan serta merobohkan bangunan-bangunan liar yang disinyalir kerap digunakan sebagai tempat konsumsi narkoba.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk memburu para bandar besar yang berada di balik jaringan peredaran gelap di kawasan tersebut guna mengembalikan keamanan dan ketertiban masyarakat setempat.Gerebek Kampung Bahari, Polisi Amankan 27 Orang dan Sita Narkoba

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments