Friday, November 6, 2026
HomeNewsJokowi Bersaksi di Sidang Ijazah Palsu, Simak Fakta-faktanya

Jokowi Bersaksi di Sidang Ijazah Palsu, Simak Fakta-faktanya

ZIAPMENANG.COM, JAKARTA TIMUR — Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, hadir memberikan kesaksian langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk mengakhiri polemik tudingan ijazah palsu yang menyerang kredibilitas akademiknya, Kamis (05/11/2026).

Dalam persidangan yang berlangsung maraton selama 13,5 jam, Jokowi memberikan keterangan di hadapan majelis hakim terkait perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifa. Kehadiran mantan kepala negara ini bertujuan untuk mematahkan narasi disinformasi yang telah bergulir cukup lama di ruang publik, dengan menyerahkan bukti otentik berupa ijazah asli dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Kehadiran presiden dalam pusaran isu ini menunjukkan betapa krusialnya transparansi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepemimpinan.

Di ruang sidang, Jokowi memaparkan rekam jejak akademiknya secara rinci, termasuk saat menempuh studi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menjelaskan proses panjang penyusunan skripsi yang harus melalui tiga kali pengajuan proposal hingga akhirnya dinyatakan lulus dengan nilai A pada 23 Oktober 1985. Ia pun menegaskan bahwa ijazah tersebut telah melalui verifikasi resmi saat ia mendaftar pekerjaan di PT Kertas Kraft Aceh, hingga saat mencalonkan diri dalam kontestasi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI.

“Yang Mulia, dalam hal skripsi, saya ingin menyampaikan bahwa skripsi ini kami buat dengan mengajukan proposal judul sampai tiga kali kepada dosen pembimbing skripsi saya, yaitu Profesor Doktor Insinyur Achmad Soemitro.”

— Joko Widodo

Persidangan sempat diwarnai ketegangan saat kuasa hukum terdakwa mencoba mendebat hal-hal teknis, termasuk mempertanyakan nama kecil Jokowi hingga struktur wajahnya. Menanggapi tuduhan mengenai perbedaan wajah, Jokowi dengan tenang membantah pernah melakukan rekonstruksi atau prosedur kosmetik apa pun. Ia juga menepis keraguan dr. Tifa mengenai bidang studinya dengan jawaban yang lugas, "Wong yang menjalani jadi mahasiswa di Kehutanan saya kok, bukan Dokter Tifa."

Jokowi menjalani pemeriksaan hukum di ruang sidang selama 13,5 jam untuk mengklarifikasi validitas dokumen pendidikannya.

Jokowi Bersaksi di Sidang Ijazah Palsu, Simak Fakta-faktanya

Atmosfer sidang memuncak ketika hakim ketua terpaksa memberikan teguran keras kepada penasihat hukum terdakwa yang terus melayangkan interupsi. Hakim menegaskan bahwa pengadilan bukanlah panggung opini dan meminta pihak tersebut untuk bersikap tertib atau meninggalkan ruang sidang. Ketegasan ini diambil agar proses pembuktian tetap berada dalam koridor hukum acara yang berlaku.

  • Jokowi menunjukkan ijazah asli dari jenjang SD hingga perguruan tinggi kepada majelis hakim.
  • Pihak penggugat gagal membuktikan klaim pemalsuan dokumen yang selama ini beredar di media sosial.
  • Majelis hakim menegur kuasa hukum terdakwa karena dianggap menghambat jalannya persidangan dengan interupsi yang tidak relevan.

Usai persidangan, Jokowi meluapkan kemarahannya secara personal terkait narasi yang menyeret kedua orang tuanya. Ia merasa sangat tersinggung karena ayah dan ibunya turut dijadikan sasaran dalam fitnah tersebut, padahal mereka adalah sosok yang membesarkan dan menyekolahkannya dengan penuh perjuangan.

“Saya sangat tersinggung sekali. Saya sangat marah sekali karena orang tua saya, ibu kandung saya, bapak kandung saya dibilang seperti itu.”

— Joko Widodo

Meskipun proses hukum belum mencapai tahap putusan, Jokowi menyatakan kepuasannya telah diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi resmi. Ia berharap melalui pembuktian di muka pengadilan ini, kebenaran dapat terungkap dan polemik yang mengaburkan substansi pembangunan nasional dapat segera dihentikan, Kamis (05/11/2026).Jokowi Bersaksi di Sidang Ijazah Palsu, Simak Fakta-faktanya

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments