Tuesday, November 3, 2026
HomeNewsTruk Molen Terguling di Bekasi Tewaskan 6 Orang, Sopir Jadi Tersangka

Truk Molen Terguling di Bekasi Tewaskan 6 Orang, Sopir Jadi Tersangka

ZIAPMENANG.COM, BEKASI — Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk molen menewaskan enam orang dan melukai enam lainnya di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (01/11/2026).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di depan kampus BSI ketika kendaraan berat bernomor polisi B 9548 MV melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang. Berdasarkan keterangan di lapangan, truk pengaduk semen tersebut diduga mengalami kegagalan pada sistem pengereman saat melewati turunan jembatan tol yang padat lalu lintas.

Sopir sempat mencoba mengarahkan kendaraannya ke tembok gerbang kampus BSI untuk menghentikan laju, namun gagal. Truk itu akhirnya menghantam sejumlah warga yang sedang menunggu angkutan umum di halte sebelum akhirnya terguling dan menimpa para korban.

Total korban mencapai 12 orang dengan perincian enam meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menjelaskan bahwa para korban meninggal dunia terdiri dari satu anak dan lima orang dewasa. Seluruh jenazah langsung dievakuasi ke RS Siloam dan RSUD Kota Bekasi, sementara korban luka mendapatkan perawatan intensif di RS Juwita dan RS Siloam.

“Dari kejadian Minggu sore sekitar pukul 16.30 WIB, di depan Kampus BSI Jalan Cut Mutia, terdapat 12 korban. Enam mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia, terdiri dari satu anak dan lima orang dewasa,” ujar Putu.

Saksi mata di lokasi kejadian, Sutiman yang bekerja sebagai petugas keamanan kampus BSI, menceritakan detik-detik menegangkan saat truk tersebut melintas. Ia melihat kendaraan bertonase besar itu mendadak berpindah ke lajur kiri dalam kondisi oleng sebelum akhirnya menabrak area halte.

Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan aparat kepolisian menemukan bahwa truk molen tersebut tidak lengkap secara administratif. Pelat nomor dan masa berlaku pajak kendaraan itu diketahui sudah mati selama empat tahun terakhir.

“Sepintas tadi saya lihat, teman-teman media juga melihat, dari tanda nomor kendaraan bermotornya saja sudah mati empat tahun. Dari sini kami akan mendalami apakah servis dan perawatan berkala atau periodic maintenance terhadap truk dilakukan atau tidak,” ungkap Putu.Truk Molen Terguling di Bekasi Tewaskan 6 Orang, Sopir Jadi Tersangka

Guna mengusut tuntas penyebab kecelakaan secara ilmiah, Korlantas Polri bersama Polda Metro Jaya dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara pada Senin (02/11/2026). Tim gabungan menggunakan metode analisis kecelakaan lalu lintas dengan bantuan drone dan pemindai tiga dimensi.

Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Mario Christy P.S. Siregar menyatakan bahwa teknologi pemindaian ini digunakan untuk merekam kontur kemiringan jalan serta mengumpulkan bukti elektronik yang akurat di lokasi kejadian.

“Di olah TKP ini kami menggunakan metode Traffic Accident Analysis. Kita mencari bukti-bukti secara scientific,” kata Mario.

Setelah melalui gelar perkara, Polres Metro Bekasi Kota resmi menetapkan pengemudi truk berinisial TM sebagai tersangka. Pria berusia 58 tahun tersebut dijerat dengan Pasal 310 ayat (1) sampai (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara serta denda maksimal Rp12 juta.

Di sisi lain, pihak Jasa Raharja bergerak cepat memastikan hak-hak korban terpenuhi. Ahli waris dari setiap korban meninggal dunia dipastikan menerima santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan langsung oleh pejabat berwenang kepada keluarga korban di kawasan Rawalumbu.

“Musibah ini akan kami usut tuntas dan transparan melalui pendekatan scientific crime investigation. Keluarga korban berhak memperoleh kepastian dan keadilan,” tegas Putu.Truk Molen Terguling di Bekasi Tewaskan 6 Orang, Sopir Jadi Tersangka

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments