Sunday, November 8, 2026
HomeFinanceRANS Bantah Putus Kerja Sama dengan D'Masiv, Bagaimana IPO?

RANS Bantah Putus Kerja Sama dengan D’Masiv, Bagaimana IPO?

ZIAPMENANG.COM, JAKARTA — PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) secara resmi membantah kabar mengenai pemutusan kerja sama dengan grup musik D’MASIV dalam penyelenggaraan rangkaian tur konser Asia, menyusul spekulasi publik yang mengaitkan isu tersebut dengan penggunaan dana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO), Jumat (06/11/2026).

Corporate Secretary Rans Entertainmen Indonesia, Chintami Maranata Sihombing, menyampaikan klarifikasi tersebut melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Klarifikasi ini dirilis sebagai tanggapan atas pemberitaan media massa yang beredar sejak 4 November 2026 mengenai dugaan berakhirnya kolaborasi antara perusahaan hiburan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut dengan band pop rock asal Ciledug, Tangerang, tersebut.

Dalam pernyataannya, manajemen menegaskan bahwa tidak ada perubahan maupun pengakhiran kontrak secara sepihak terkait rencana tur konser internasional yang melibatkan kedua belah pihak. Penyelenggaraan kegiatan ini masih berjalan sesuai dengan koridor hukum yang telah disepakati sejak awal penandatanganan dokumen kerja sama.

Persoalan mengenai hubungan profesional ini sempat menjadi sorotan tajam lantaran berkaitan langsung dengan rencana penggunaan dana hasil IPO perusahaan. Sebagian investor dikabarkan sempat menarik dana dan mempertanyakan transparansi alokasi modal, khususnya terkait belanja operasional untuk penyelenggaraan konser musik di berbagai negara Asia.

“Sampai dengan saat ini belum ada perubahan kerjasama antara para pihak yang terlibat dalam tur konser tersebut,” ujar Chintami, Jumat (06/11/2026).

Manajemen menegaskan bahwa Term Sheet Kerja Sama Penyelenggaraan Event Konser D’MASIV memiliki masa berlaku enam bulan sejak ditandatangani pada 4 Mei 2026.

Terkait hak dan kewajiban finansial yang timbul dari kemitraan tersebut, pihak RANS menyatakan bahwa proses rekonsiliasi masih terus berlangsung. Verifikasi ini mencakup pencatatan penerimaan, pengeluaran, pembagian hasil, serta berbagai aspek komersial lain yang menyertai pelaksanaan tur konser agar sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik.

Mengenai alokasi dana dari pasar modal, manajemen memastikan bahwa setiap rupiah yang belum direalisasikan tetap berpedoman pada prospektus awal. Perusahaan juga berkomitmen untuk mematuhi seluruh regulasi ketat yang ditetapkan oleh otoritas bursa demi menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

“Penggunaan dana yang belum direalisasikan sampai saat ini masih mengacu pada rencana penggunaan dana sebagaimana tercantum dalam prospektus, dengan memperhatikan hasil evaluasi perusahaan serta ketentuan pasar modal yang berlaku,” jelas Chintami, Jumat (06/11/2026).

  • Manajemen membantah pemutusan kontrak tur konser Asia dengan D’MASIV.
  • Term Sheet kerja sama bernilai puluhan miliar rupiah mencakup jangka waktu enam bulan.
  • Proses rekonsiliasi keuangan dan pembagian hasil konser masih berjalan di internal perusahaan.

Di tengah dinamika klarifikasi tersebut, tekanan terhadap emiten berkode saham RANS ini turut tercermin di pasar keuangan. Pada penutupan perdagangan akhir pekan, harga saham perusahaan tercatat mengalami pelemahan signifikan di tengah sorotan publik terhadap kelanjutan ekspansi bisnis hiburan mereka.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments