Sunday, November 8, 2026
HomeNewsTanggapan Tegas Doli Soal Poster Munaslub Golkar

Tanggapan Tegas Doli Soal Poster Munaslub Golkar

ZIAPMENANG.COM, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, secara tegas membantah keterlibatannya dalam penyebaran poster digital yang menyerukan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar untuk mengganti ketua umum, Sabtu (07/11/2026).

Poster provokatif yang beredar luas di media sosial tersebut mencatut nama Doli sebagai calon ketua umum dengan narasi “Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo” dan mengklaim acara akan digelar di Hotel Mercure Convention Center Ancol pada 29 November 2026. Menanggapi isu yang memicu spekulasi di internal partai ini, Doli menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui asal-usul penyebaran informasi tersebut dan menegaskan bahwa seluruh agenda partai harus mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku.

“Kaitan dengan isu tersebut, saya paham betul bahwa tata cara berorganisasi telah diatur seluruhnya dalam AD/ART dan peraturan organisasi yang harus kita patuhi bersama. Begitu juga secara institusional, saya sangat mengerti struktur dan hierarki kewenangan serta tanggung jawab dalam berorganisasi dan ber-partai,”

— Ahmad Doli Kurnia

Doli memastikan bahwa hubungannya dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, tetap harmonis dan tidak ada masalah personal maupun manajerial yang terjadi. Ia menduga bahwa kemunculan isu Munaslub ini merupakan upaya sistematis dari pihak-pihak tertentu yang ingin memperkeruh suasana politik nasional demi keuntungan pribadi. Menurutnya, gerakan yang mengatasnamakan penyelamatan partai tersebut hanyalah manuver kerdil yang tidak memiliki dasar konstitusional maupun dukungan dari struktur organisasi yang sah.

Lebih lanjut, Doli mengungkapkan telah mendeteksi adanya oknum di internal partai yang ia sebut sebagai “komprador”. Ia memperingatkan oknum tersebut untuk segera menghentikan tindakan yang dapat mengganggu soliditas organisasi. Fokus utama Partai Golkar saat ini, lanjut Doli, adalah menjaga stabilitas nasional dan mendukung pemerintahan di tengah berbagai tantangan serius, termasuk dugaan ancaman terhadap simbol negara.

  • Ahmad Doli Kurnia membantah terlibat dalam penyebaran poster Munaslub 29 November 2026.
  • DPP Partai Golkar tidak memiliki agenda Munaslub dan menilai isu tersebut sebagai upaya provokasi.
  • Doli menegaskan hubungan personal dan profesional dengan Ketua Umum Bahlil Lahadalia tetap terjaga baik.

Dalam pernyataannya, Doli menyinggung adanya upaya makar yang diklaim melibatkan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa Partai Golkar memiliki komitmen konstitusional untuk berada di garda terdepan dalam mengawal dan menjaga Presiden dari segala bentuk gangguan yang mengancam stabilitas negara. Baginya, agenda-agenda politik yang bersifat memecah belah di saat negara sedang menghadapi ancaman nyata adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan.Tanggapan Tegas Doli Soal Poster Munaslub Golkar

“Saya sudah dapat mendeteksi pihak-pihak ‘komprador’ tersebut, yang berasal dari dalam internal kami sendiri. Dan saya mau sampaikan kepada kalian, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian,”

— Ahmad Doli Kurnia

Hingga saat ini, pihak DPP Partai Golkar menyatakan bahwa tidak ada rencana untuk mengadakan forum luar biasa. Seluruh jajaran pengurus partai diinstruksikan untuk tetap fokus pada konsolidasi organisasi dan agenda kerja strategis yang telah ditetapkan. Doli menegaskan kembali bahwa sebagai kader yang menjunjung tinggi etika berorganisasi, ia akan terus menolak segala bentuk tindakan yang melanggar mekanisme partai dan tetap setia pada kepemimpinan yang sah sesuai dengan hasil keputusan organisasi yang konstitusional.

Internal partai besar di Indonesia sering kali menjadi sasaran isu Munaslub sebagai instrumen untuk menguji loyalitas kader atau menggoyang posisi pimpinan di tengah dinamika politik nasional.

Situasi di kantor pusat Partai Golkar dilaporkan tetap kondusif dan aktivitas rutin organisasi berjalan normal tanpa ada tanda-tanda pergerakan luar biasa terkait isu Munaslub tersebut. Doli berharap masyarakat dan kader di seluruh daerah tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi partai. Ia berkomitmen untuk terus menjaga integritas Partai Golkar agar tetap menjadi pilar pendukung stabilitas negara, sesuai dengan arahan dan kebijakan yang telah disepakati bersama dalam forum-forum resmi partai sebelumnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments