Thursday, October 29, 2026
HomeFinanceSempat Dibuka Melemah, IHSG Kini Berbalik Menguat ke Zona Hijau

Sempat Dibuka Melemah, IHSG Kini Berbalik Menguat ke Zona Hijau

ZIAPMENANG.COM, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil berbalik arah ke zona hijau dan menguat 0,05 persen atau 2,62 poin ke level 5.375,71 pada awal perdagangan Selasa (27/10/2026), setelah sebelumnya sempat dibuka melemah 0,28 persen ke posisi 5.357,97 akibat tekanan jual dan sentimen negatif dari pasar regional.

Pergerakan indeks acuan domestik ini menunjukkan ketahanan pasar di tengah bayang-bayang fluktuasi bursa Asia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Berdasarkan data RTI Business pada pukul 09.05 WIB, indeks bergerak di rentang level terendah 5.356,99 hingga level tertinggi 5.376,32 setelah sehari sebelumnya ditutup melemah di posisi 5.373,09.

Aktivitas perdagangan pada awal sesi mencatatkan volume transaksi sebesar 1,71 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 580,97 miliar serta frekuensi sebanyak 103.422 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 319 saham terpantau menguat, 158 saham mengalami pelemahan, dan 222 saham lainnya berada dalam posisi stagnan, sementara indeks LQ45 turut terdongkrak naik 0,18 persen ke level 543,13.

Pelaku pasar merespons dinamika ini dengan tetap berhati-hati mengingat mayoritas bursa saham di kawasan Asia pagi ini bergerak di zona merah. Indeks Hang Seng di Hong Kong tercatat turun 0,35 persen ke level 23.130,31, Indeks Shanghai Composite di Tiongkok melemah 0,21 persen ke 3.689,85, dan Indeks Straits Times di Singapura terkoreksi 0,11 persen ke 5.409,73, sementara hanya bursa Jepang yang melawan arus melalui penguatan Indeks Nikkei 225 sebesar 1,82 persen ke 63.319,30.

Tekanan eksternal juga turut dirasakan di pasar uang domestik di mana nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS pada posisi Rp 18.128 per dolar AS, mengalami kenaikan atau depresiasi sebesar 11 poin atau 0,06 persen dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp 18.117 per dolar AS.

“Meskipun pasar sempat dibuka di zona merah akibat sentimen global dan pelemahan rupiah, aksi beli selektif pada saham-saham berkapitalisasi besar berhasil menjadi penopang utama bagi IHSG untuk kembali mencatatkan rebound secara cepat di awal perdagangan.”Sempat Dibuka Melemah, IHSG Kini Berbalik Menguat ke Zona Hijau

— Reza Fahlevi, Analis Pasar Modal

Analis menilai bahwa masuknya akumulasi beli pada sejumlah emiten unggulan menjadi kunci utama pertahanan indeks di atas batas psikologis pagi ini. Aksi ambil untung yang dilakukan oleh sebagian investor pada menit-menit awal berhasil diimbangi oleh minat beli institusional yang melihat valuasi saham domestik masih cukup atraktif di tengah berbagai tantangan makroekonomi.

“Volatilitas yang terjadi saat pembukaan adalah hal yang lumrah dalam fase konsolidasi pasar, dan ketahanan IHSG hari ini membuktikan bahwa fundamental domestik kita masih menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor.”

— Diana Kusuma, Pengamat Ekonomi Makro

IHSG berhasil bangkit ke level 5.375,71 setelah sempat terkoreksi ke posisi 5.357,97 pada menit-menit awal pembukaan perdagangan.

Para pelaku pasar kini terus mencermati perkembangan lanjutan dari arus modal asing serta rilis data ekonomi penting lainnya yang dapat memberikan arah tren yang lebih pasti bagi pergerakan bursa saham nasional hingga penutupan sesi perdagangan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments